1 Buku untuk Indonesia

Berbagi buku untuk pendidikan

Bayi 1 Buku

Leave a comment

Bayi, kalo baru satu tahun itu pas lagi gemes-gemesnya, pipinya nyempluk, baru bisa belajar ngomong, jalan masih rembetan, tapi justru itu bayi itu belajar tanpa henti, jalan dan kemudian jatuh tapi terus berjalan, berbicara tak jelas tapi berusaha berkata.

 

Happy 1st anniversary 1 Buku untuk Indonesia

 Image

Tulisan di atas adalah salah satu ucapan selamat ulang tahun yang diterima 1 Buku untuk Indonesia pada tanggal 11 November lalu. Langsung terpintas dalam benak saya bahwa tulisan di atas memang sangat cocok menggambarkan keadaan kami saat itu yang baru saja merayakan ulang tahunnya yang pertama. 1 Buku adalah bayi yang masih coba meraba-raba, berusaha keras memahami dan menyesuaikan diri dengan alam di sekitarnya. Ia harus terbakar dulu untuk tahu kalau api itu panas, dan harus tenggelam dulu untuk tahu betapa susahnya bergerak di dalam air.

Di hadapan rimba alam ini kami masih harus terus belajar. Belajar mengenali diri sendiri untuk tahu arah dan tujuan, sembari mencari-cari cara dan jalan yang harus dipilih untuk dapat mencapainya. Semua itu sudah tentu tak bisa serta-merta ditemukan. Kami masih terus berproses, menumbuhkembangkan diri sendiri untuk menjadi lebih baik. Kami percaya, satu-satunya cara untuk menjadi lebih baik adalah dengan terus berkarya sambil terus memperbaiki diri.

***

Tanggal sebelas bulan sebelas adalah hari bersejarah bagi komunitas 1 Buku untuk Indonesia. Pada tanggal tersebut setahun yang lalu komunitas ini lahir atas prakarsa Rosa Dahlia dan beberapa orang temannya. Saat itu, langkah 1 Buku dimulai dengan bergerak ke Maluku, menembus rimba belantara dan mengantar buku ke SD Manusela dan Maraina. Rosa pernah bercerita, setelah program pertama sempat terlontar kata-kata untuk berhenti sampai di sini (Maluku) saja, tapi nyatanya 1 Buku terus saja bergerak sampai detik ini. Berturut-turut sejak Maluku, kami menggalang donasi buku dan membagikannya ke Tambora (kerjasama dengan Inindonesia), Yogyakarta (Pingit dan Glagahwero), Poso, dan terakhir di Desa Bener, Kepil, Wonosobo.

Image

Berbagi buku di Perpustakaan Al Hambra, Wonosobo adalah bentuk rasa syukur kami atas genap setahunnya 1 Buku. Persinggungan dengan teman-teman Al Hambra dimulai dengan pertemuan kami dengan Mas Heru, seorang pengurus perpustakaan, tersebut di suatu acara di Yogyakarta. Waktu itu, Mas Heru menceritakan perpustakaan yang dia asuh bersama teman-temannya di Wonosobo dan meminta 1 Buku untuk mampir ke sana. Singkat cerita, permintaan Mas Heru baru bisa kami penuhi November lalu setelah program “Kotak Ajaib untuk Poso” selesai kami garap.

Dengan membawa kurang lebih dua ratus buah buku dalam kardus yang dibungkus kresek (metode anti hujan), rombongan 1 Buku untuk Indonesia meluncur ke Wonosobo pada siang hari tanggal 10 November 2012 lalu. Perjalanan yang biasanya hanya memakan waktu dua-tiga jam membengkak menjadi 6 jam karena musibah-musibah kecil macam kesasar, ban bocor, dan hujan deras. Khusus untuk musibah yang terakhir disebutkan, kami punya catatan tersendiri. Hujan, boleh percaya atau tidak, selalu turun saat 1 Buku hendak mengirim buku.

Meskipun diguyur hujan deras, kami berhasil mencapai Al Hambra di penghujung sore dengan buku-buku yang kering terlindung kresek ditambah jas hujan. Sesampainya di sana, ternyata kami sudah ditunggu banyak orang. Di sebuah ruang pertemuan puluhan anak-anak kecil, yang terlihat lelah karena sudah menunggu kami sedari siang, menyambut kami dengan hangat dan meriah. Setelah mandi dan makan malam, rombongan dipersilahkan untuk mengikuti pengajian dan mengisi satu sesi dengan presentasi jejak langkah 1 Buku untuk Indonesia. Hari pertama kami di sana kemudian ditutup dengan perayaan kecil ulang tahun 1 Buku. Lampu ruang tengah tempat kami menumpang dimatikan, membawa kami dalam kegelapan dengan hanya diterangi nyala api korek gas. Dengan komando Rosa, kami semua menyatakan permintaan dalam hati lalu meniup nyala api itu, “Selamat ulangtahun!!!”

Pagi hari tanggal 11 November 2012, adalah perayaan ulangtahun yang sebenarnya. Hari itu kami mengumpulkan anak SD kelas 1-4 untuk bermain dan ber-outbond bersama. Setelah suasana dicairkan dengan beberapa permainan yang dipandu oleh Rosa, kelompok besar anak-anak dibagi menjadi dua: kelompok kelas 1-2 dan kelompok kelas 3-4. Kedua kelompok sama-sama menjalani aktifitas jalan-jalan di sekitar desa, bedanya adalah kelompok pertama hanya berjalan-jalan dalam jarak tempuh yang dekat, sedangkan anak-anak yang lebih besar menempuk jarak yang lebih jauh dan ditambah dengan beberapa tantangan yang harus mereka pecahkan di pos-pos yang dijaga oleh kakak-kakak 1 Buku. Pendampingan untuk adik-adik kelas 1-2 diserahkan pada Anjar, sedangkan untuk anak-anak yang lebih tua didampingi oleh pemuda setempat.

Image

Image

Ada satu hal menarik yang terjadi. Di pos terakhir outbond, anak-anak diminta untuk membuat karya, boleh puisi atau gambar, sebagai hasik refleksi atas kegiatan mereka hari itu bersama 1 Buku untuk Indonesia. Nah, salah satu anak membuat gambar kakak-kaka 1 Buku seperti Rosa dan Satya. Sepertinya, kehadiran 1 Buku di desa mereka membawa satu makna tersendiri.

Usai outbond anak-anak kami kumpulkan lagi dan mereka kami minta untuk menuliskan ucapan ulang tahun mereka untuk 1 Buku. Anak-anak itu sungguh antusias. Berbagai macam ucapan kami terima. Menyenangkan rasanya bisa merayakan bersama anak-anak yang begitu lucu dan bersemangat. Setelah itu, prosesi penyerahan buku pun dimulai. Begitu rampung, sesi foto bersama pun dilakukan dan kemudian dilanjutkan dengan mempersilahkan anak-anak untuk membaca buku-buku yang ada.

Perayaan ulangtahun 1 Buku untuk Indonesia ditutup dengan wisata kecil-kecilan ke Sungai Bogowonto bersama bebarapa anak-anak dan pemuda setempat. Setelah main air sebentar saat berpamitan pun tiba. Kebersamaan kami selama 2 hari bersama warga  Desa Bener pun berakhir. Dengan rasa syukur yang melimpah kami pun meluncur pulang.

Image

Demikian refleksi dan cerita singkat ulangtahun pertama 1 Buku untuk Indonesia. Terimakasih yang sebesar-besarnya kami ucapkan pada semua pihak yang telah membantu kami untuk berjalan sejauh ini. Tanpa bantuan teman-teman 1 Buku tak mungkin bisa jadi seperti sekarang ini. Dukung kami terus yak!

_KenanFabri_

Advertisement

Author: 1 buku untuk indonesia

1 Buku untuk Indonesia adalah wadah berbagi untuk para pemerhati pendidikan terutama di daerah-daerah yang masih tertinggal dan terpencil. 1Buku untuk Indonesia fokus pada pengumpulan buku (baik baru maupun bekas) dan mendistribusikannya ke perpustakaan/daerah-daerah yang masih membutuhkan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s